Sabtu, 06 Oktober 2012

TIPS Budidaya Buah sukun


Sukun adalah merupakan tanaman yang berbuah tanpa mengenal musim, buah sukun akan semakin bertambah saat musim kemarau panjang. Selain itu sukun juga sangat cocok sebagai tanaman penghijauan, karena sukun memiliki perakaran yang kuat dan dapat mengurangi erosi tanah terutama di daerah lereng pegunungan. Tanaman sukun tumbuh optimal didaerah dengan ketinggian sampai dengan 700 diatas permukaan laut. Sukun adalah tanaman yang tidak memiliki biji sehingga pengembanganya harus dilakukan dengan cara vegetative yaitu dengan stek akar, okulasi dan cangkok. 

Akan tetapi apabila anda berminat untuk menanam sukun anda tidak usah repot repot memikirkan masalah pembibitan. Banyak Toko tanaman yg menyediakan bibit tanaman sukun ini
Cara penanaman
•Bersihkan lahan dari rumput dan gulma-gulma lainya.
•Buat lubang berukuran 60x60x60 cm dengan jarak tanam 15 x 15 meter.
•Campur tanah bagian bawah dengan pupuk kandang dan tsp
•Masukan bibit sukun yang tersedia kedalam lubang tanam.
•Timbun dengan tanah campuran lalu tabutkan 100 gram npk.
•Siram dengan air secukupnya.

Pemeliharaan
Pemeliharaan sukun tidak terlalu rumit, hanya dengan membersihkan gulma yang mengganggu tanaman dan memberinya pupuk yang cukup sesuai dengan ukuran tanaman. Sedangkan untuk pengendalian hama, semprotkan pestisida setiap 4 bulan sekali.
Buah sukun yang sudah tua berwarna hijau kekuningan dan cenderung datar tidak terlalu nampak tonjolanya, serta agak lunak bila ditekan.

Selamat mencoba...

Jumat, 05 Oktober 2012

Tanaman Hias | Tanaman ornamental Ficus



Ficus merupakan tanaman ornamental yang sudah cukup dikenal dan cukup lama berkembang sejak jaman Victoria. Yang banyak dikembangkan pada awalnya adalah Ficus elastica (tanaman karet), namun sekarang yang lebih banyak berkembang adalah Ficus elastica robusta dan F. elastica decora.

Ficus yang memiliki satu warna daun lebih mudah dibudidayakan daripada yang jenis variegata. Yang perlu diperhatikan dari tanaman ini adalah waktu pemberian air. Jangan sampai tanaman ini mengalami kelebihan air karena dapat menyebabkan kerontokan daun.

F. benjamina saat ini juga populer, daunnya tidak begitu besar dan mempunyai banyak cabang. Ficus termasuk tanaman yang lambat pertumbuhannya.

Tipe:
F. elastica, varietas Decora dikenal dengan nama tanaman karet (rubber plant), robusta mempunyai daun lebih besar, dengan warna daun hijau tua. Black Prince seperti Robusta warna daunnya mendekati warna hitam. Tipe variegata yang ada mempunyai warna tambahan putih/ kuning. Doescheri memiliki tulang daun bagian tengah warna merah muda. Schrijuereana mempunyai motif seperti marmer, Tricolor mempunyai bintik-bintik merahmuda keunguan, Variegata mempunyai tepi daun warna krem.
F. benjamina, mempunyai daun yang lebih kecil dengan batang bercabang-cabang.Varietas yang ada Hawai, Natasha, Variegata, Starlight, Gold Princess, varietas Nuda mempunyai daun yang sempit.

Tips:
Udara hangat, suhu minimal 55 F
Cahaya, sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung
Jaga kondisi media tetap lembab
Penggantian media tahun sekali
Perbanyakan dengan stek batang

Tanaman Hias Euphorbia

Euphorbia



Jenis Euphorbia ini berbeda dengan E. pulcherrima (Poinsettia). Tanaman ini tidak sukulen, tahan terhadap sinar matahari langsung, tidak memerlukan kelembaban tinggi dan tahan suhu dingin. Bentuk tanaman ini bercabang melengkung dan berduri panjang. Daun berukuran kecil-kecil, dengan bunga berwarna oranye kemerahan atau putih.

Tipe:
Euphorbia milli = Crown of Thorns, panjang batang mencapai 3 kaki dengan bunga kecil-kecil yang ada di sekita batang, biasanya bunga berwarna merah namun ada juga yang berwarna salmon dan kuning. Musim berbunga tergantung cahaya sehingga di daerah tropis bisa berbunga terus-menerus. Tipe ini mempunyai duri pada batangnya.
E. fulgens = Scarlet Plume, mempunyai getah beracun dan lebih sulit dipelihara. Batang berbentuk melengkung namun tidak memiliki duri, bunga mirip dengan E. milli.

Kamis, 04 Oktober 2012

Peternakan yang Paling Diminati di Indonesia

1. Ternak Ayam Potong (Pedaging)

Peternakan yang Paling Diminati di Indonesia

Ayam ras pedaging disebut juga broiler, yang merupakan jenis ras unggulan hasil persilangan dari bangsa-bangsa ayam yang memiliki daya produktivitas tinggi, terutama dalam memproduksi daging ayam. Sebenarnya ayam broiler ini baru populer di Indonesia sejak tahun 1980-an dimana pemegang kekuasaan mencanangkan panggalakan konsumsi daging ruminansia yang pada saat itu semakin sulit keberadaannya. Hingga kini ayam broiler telah dikenal masyarakat Indonesia dengan berbagai kelebihannya. Hanya 5-6 minggu sudah bisa dipanen. Dengan waktu pemeliharaan yang relatif singkat dan menguntungkan, maka banyak peternak baru serta peternak musiman yang bermunculan diberbagai wilayah Indonesia.

Ayam telah dikembangkan sangat pesat disetiap negara. Di Indonesia usaha ternak ayam pedaging juga sudah dijumpai hampir disetiap propinsi

2. Ternak Ayam Petelur


Ayam telah dikembangkan sangat pesat di setiapa negara. Sentra peternakan ayam petelur sudah dijumpai di seluruh pelosok Indonesia terutama ada di Pulau Jawa dan Sumatera, tetapi peternakan ayam telah menyebar di Asia dan Afrika serta sebagian Eropa.

Jenis ayam petelur dibagi menjadi dua tipe:

A. Tipe Ayam Petelur Ringan.

B. Tipe Ayam Petelur Medium.

Manfaat : Ayam-ayam petelur unggul yang ada sangat baik dipakai sebagai plasma nutfah untuk menghasilkan bibit yang bermutu. Hasil kotoran dan limbah dari pemotongan ayam petelur merupakan hasil samping yang dapat diolah menjadi pupuk kandang, kompos atau sumber energi (biogas). Sedangkan seperti usus dan jeroan ayam dapat dijadikan sebagai pakan ternak unggas setelah dikeringkan. Selain itu ayam dimanfaatkan juga dalam upacara keagamaan.

3. Ternak Ikan Lele


Peternakan yang Paling Diminati di Indonesia
Lele merupakan jenis ikan konsumsi air tawar dengan tubuh memanjang dan kulit licin. Di Indonesia ikan lele mempunyai beberapa nama daerah, antara lain: ikan kalang (Padang), ikan maut (Gayo, Aceh), ikan pintet (Kalimantan Selatan), ikan keling (Makasar), ikan cepi (Bugis), ikan lele atau lindi (Jawa Tengah). Sedang di negara lain dikenal dengan nama mali (Afrika), plamond (Thailand), ikan keli (Malaysia), gura magura (Srilangka), ca tre trang (Jepang). Dalam bahasa Inggris disebut pula catfish, siluroid, mudfish dan walking catfish.

Di Indonesia ada 6 (enam) jenis ikan lele yang dapat dikembangkan :
1. Clarias batrachus, dikenal sebagai ikan lele (Jawa), ikan kalang (Sumatera Barat), ikan maut (Sumatera Utara), dan ikan pintet (Kalimantan Selatan).
2. Clarias teysmani, dikenal sebagai lele Kembang (Jawa Barat), Kalang putih (Padang).
3. Clarias melanoderma, yang dikenal sebagai ikan duri (Sumatera Selatan), wais (Jawa Tengah), wiru (Jawa Barat).
4. Clarias nieuhofi, yang dikenal sebagai ikan lindi (Jawa), limbat (Sumatera Barat), kaleh (Kalimantan Selatan).
5. Clarias loiacanthus, yang dikenal sebagai ikan keli (Sumatera Barat), ikan penang (Kalimantan Timur).
6. Clarias gariepinus, yang dikenal sebagai lele Dumbo (Lele Domba), King cat fish, berasal dari Afrika. (migroplus.com)

Peluang usaha budi daya ikan lele merupakan salah satu peluang usaha yang cukup diperhitungkan saat ini. Apabila kita perhatikan banyak terdapat penjual pecel lele yang memerlukan pasokan ikan lele setiap harinya, hal inilah yang membuat permintaan ikan tersebut menjadi semakin tinggi di pasaran dan membuka potensi peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Ternak ikan lele relatif lebih mudah apabila dibandingkan dengan ikan air tawar lainnya seperti ikan mas atau mujair karena lebih tahan terhadap penyakit maupun kondisi lingkungan. Berikut ini adalah gambaran secara umum tentang cara budidaya ikan lele


4. Ternak Sapi




Peternakan yang Paling Diminati di Indonesia
Sapi adalah hewan ternak terpenting sebagai sumber daging, susu, tenaga kerja dan kebutuhan lainnya. Sapi menghasilkan sekitar 50% (45-55%) kebutuhan daging di dunia, 95% kebutuhan susu dan 85% kebutuhan kulit. Sapi berasal dari famili Bovidae. seperti halnya bison, banteng, kerbau (Bubalus), kerbau Afrika (Syncherus), dan anoa.

Domestikasi sapi mulai dilakukan sekitar 400 tahun SM. Sapi diperkirakan berasal dari Asia Tengah, kemudian menyebar ke Eropa, Afrika dan seluruh wilayah Asia. Menjelang akhir abad ke-19, sapi Ongole dari India dimasukkan ke pulau Sumba dan sejak saat itu pulau tersebut dijadikan tempat pembiakan sapi Ongole murni.

Pada tahun 1957 telah dilakukan perbaikan mutu genetik sapi Madura dengan jalan menyilangkannya dengan sapi Red Deen. Persilangan lain yaitu antara sapi lokal (peranakan Ongole) dengan sapi perah Frisian Holstein di Grati guna diperoleh sapi perah jenis baru yang sesuai dengan iklim dan kondisi di Indonesia.

Peternakan sapi menghasilkan daging sebagai sumber protein, susu, kulit yang dimanfaatkan untuk industri dan pupuk kandang sebagai salah satu sumber organik lahan pertanian.

5. Ternak kambing



Peternakan yang Paling Diminati di Indonesia
Ternak kambing sudah lama diusahakan oleh petani atau masyarakat sebagai usaha sampingan atau tabungan karena pemeliharaan dan pemasaran hasil produksi (baik daging, susu, kotoran maupun kulitnya) relatif mudah. Meskipun secara tradisional telah memberikan hasil yang lumayan, jika pemeliharaannya ditingkatkan (menjadi semi intensif atau intensif), pertambahan berat badannya dapat mencapai 50 - 150 gram per hari. Ada tiga hal pokok yang harus diperhatikan dalam usaha ternak kambing, yaitu: bibit, makanan, dan tata laksana.

Populasi kambing di Indonesia cukup tinggi tetapi data mengenai bangsa kambing perah di Indonesia tidak ada, karena data tersebut masih secara umum dan tidak dikelompokkan menurut tipe kambing perah maupun kambing potong. Pengembangan produksi susu merupakan upaya yang bertujuan meningkatkan dan memanfaatkan potensi yang ada di dalam negeri sehingga terjadi peningkatan produksi susu. Peningkatan produksi susu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, mengurangi impor dan sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan.

Kambing menjadi pilihan alternatif usahaternak dengan mempertimbangkan keunggulan yang dimiliki ternak tersebut. Beberapa keuntungan dalam memelihara ternak kambing adalah sebagai berikut (Sudono, 2002) :
Kebutuhan lahan untuk memelihara ternak kambing tidak terlalu luas.

Kambing memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap berbagai lingkungan, sehingga mudah dipelihara dan dikembangkan baik di dataran tinggi maupun dataran rendah bahkan di daerah kering dengan sumber makanan kasar sekalipun.

Kambing memiliki perkembangbiakan yang cepat. Umur 1,5 tahun sudah mulai beranak dan dalam dua tahun dapat beranak tiga kali. Setiap kali beranak dapat melahirkan dua ekor.

Selain daging dan susu, kambing dapat diambil kulitnya untuk kebutuhan industri, Limbah kotoran kambing dapat digunakan sebagai pupuk pertanian.

Kambing merupakan sumber uang tunai yang sewaktu-waktu lebih mudah dijual, susu kambing mengandung kadar protein dan lemak yang lebih tinggi daripada susu sapi.


Investasi yang dibutuhkan untuk memelihara ternak kambing lebih kecil daripada ternak besar seperti sapi perah.

6. Ternak Bebek



Peternakan yang Paling Diminati di Indonesia
Itik / Bebek yang banyak dipelihara masyarakat Indonesia saat ini merupakan Itik / Bebek pendatang yang sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan alam Indonesia, maka disebut Itik / Bebek lokal Indonesia. Pada tahun 1998, populasi Itik / Bebek di Indonesia mengalami penurunan karena sebagian peternak tidak mampu membeli pakan ternak akibat krisis moneter akhir tahun 1997, namun meningkat kembali pada tahun 1999 sehingga pada tahun 2001 populasinya 29.905.705 ekor (Deptan, 2001).

Sentra-sentra populasi Itik / Bebek di Indonesia terdapat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Nanggroe Aceh Darussalam, Kalimantan Selatan dan Jawa Timur. Pada daerah tersebut terbentuk kelompok-kelompok tani yang melakukan pengembangan dan pembibitan.

Pada umumnya Itik / Bebek-Itik / Bebek tersebut sebagai penghasil telur dan sudah tidak mempunyai sifat mengeram. Tampaknya dari jenis-jenis Itik / Bebek di atas, Itik / Bebek Mojosari dan Alabio yang lebih unggul. Hal ini terbukti bahwa kedua jenis Itik / Bebek lokal tersebut pada saat ini dijadikan sebagai bahan Itik / Bebek unggul di Indonesia (Itik / Bebek MA).

Itik / Bebek lokal Indonesia pada umumnya dipelihara sebagai penghasil telur. Sumbangan telurnya menduduki urutan kedua setelah telur ayam ras (Deptan, 2001). Sampai saat ini pemanfaatannya masih terbatas pada pembuatan telur asin.

Hasil budidaya ternak Itik / Bebek petelur terdiri atas hasil utama, sampingan dan limbah. Hasil utama berupa telur, hasil sampingan berupa Itik / Bebek afkir dan bulu dan limbah berupa feses. Produksi telur Itik / Bebek pada tahun 1998 dan 1999 mengalami penurunan masing-masing sebesar 13.6 dan 15.2%, sedangkan setelah tahun 1999 produksi telur Itik / Bebek terus meningkat dengan pertumbuhan rata-rata 15% per tahun (Deptan , 2001) dengan kontribusi antara 18 – 33% dari total produksi telur.

(http://binaukm.com)

Rabu, 03 Oktober 2012

Mengenal Jenis-Jenis Usaha Perikanan

Didalam dunia usaha perikanan dikenal 3 jenis bidang usaha, yaitu usaha perikanan tangkap, usaha perikanan budidaya atau akuakultur serta usaha perikanan pengolahan.


Masing – masing jenis bidang usaha ini mempunyai karakteristik operasional produksi tersendiri yang akan berpengaruh langsung terhadap munculnya berbagai jenis biaya.

Berdasarkan sifatnya, secara umum biaya usaha terdiri dari 3 jenis, yaitu biaya investasi, biaya tetap serta biaya variabel. Berikut ini adalah uraian mengenai bentuk – bentuk pengeluaran yang terdapat diketiga jenis bidang usaha perikanan :

Usaha Perikanan Tangkap

Usaha perikanan tangkap adalah sebuah kegiatan usaha yang berfokus untuk memproduksi ikan dengan cara menangkap ikan yang berasal dari perairan darat (sungai, muara sungai, danau, waduk dan rawa) atau dari perairan laut (pantai dan laut lepas).

Contoh : usaha penangkapan ikan tuna, ikan sarden, ikan bawal laut dan lain – lain. Biaya – biaya yang muncul :

Biaya investasi, meliputi :

  • Pengadaan kapal atau perahu.
  • Pengadaan mesin – mesin.
  • Pengadaan alat tangkap.
  • Pengadaan alat bantu penangkapan.

Biaya tetap, meliputi :
  • Pembuatan SIUP.
  • Pembuatan Pas Biru.
  • Biaya perawatan kapal atau perahu, mesin, alat tangkap serta alat bantu penangkapan.
  • Biaya penyusutan.

Biaya variabel, meliputi :
  • Biaya pembelian oli.
  • Biaya pembelian BBM.
  • Biaya pembelian es batu.
  • Biaya perbekalan melaut.
  • Biaya retribusi pelelangan ikan hasil tangkapan.
  • Biaya sistem bagi hasil.

Usaha Perikanan Budidaya atau Akuakultur

Usaha perikanan budidaya atau akuakultur adalah sebuah kegiatan usaha yang bertujuan untuk memproduksi ikan dalam sebuah wadah pemeliharaan yang terkontrol serta berorientasikan kepada keuntungan. Contoh : budidaya ikan lele, ikan gurami, ikan nila, ikan patin dan lain – lain. 

Biaya – biaya yang muncul :

Biaya investasi, meliputi :
  • Biaya pengadaan lahan.
  • Biaya konstruksi kolam.
  • Pengadaan pompa.
  • Pengadaan alat bantu penangkapan, seperti jaring.
  • Pengadaan genset.

Biaya tetap, meliputi :
Pembuatan SIUP.
Pembuatan Pas Biru.
Biaya perawatan kolam, pompa serta alat bantu penangkapan.
Biaya penyusutan.

Biaya variabel, meliputi :
  • Biaya pembelian benih.
  • Biaya pembelian pakan.
  • Biaya pembelian pupuk.
  • Biaya pembelian kapur.
  • Biaya pembelian obat - obatan.
  • Biaya panen.

Usaha Perikanan Pengolahan

Usaha perikanan pengolahan adalah sebuah kegiatan usaha yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah yang dimiliki oleh sebuah produk perikanan, baik yang berasal dari bidang usaha perikanan tangkap maupun usaha perikanan budidaya atau akuakultur.

Selain itu, kegiatan usaha ini juga bertujuan untuk mendekatkan produk perikanan ini ke pasar dengan harapan dapat diterima oleh konsumen yang lebih luas. Contoh : pembuatan nugget ikan, bakso ikan dan kerupuk ikan. 

Biaya – biaya yang muncul :

Biaya investasi, meliputi :
  • Biaya pengadaan lahan.
  • Biaya konstruksi bangunan.
  • Pengadaan alat bantu pengolahan ikan.

Biaya tetap, meliputi :
  • Pembuatan SIUP.
  • Biaya perawatan bangunan.
  • Upah tenaga kerja tetap.
  • Biaya penyusutan.

Biaya variabel, meliputi :
  • Biaya pembelian bahan baku berupa ikan.
  • Biaya pembelian minyak.
  • Biaya pembelian garam.
  • Biaya pembelian air.
  • Upah tenaga kerja harian.

(sumber gambar : flickr.com)

Selasa, 02 Oktober 2012

Usaha Sampingan Budidaya Ternak Kelinci Pedaging

Prospek budidaya ternak kelinci pedaging bisa dijadikan alternatif usaha sampingan anda. Dengan bermodal beberapa bibit kelinci dan kandang maka anda sudah bisa memulai beternak kelinci pedaging.



Kelinci ini termasuk hewan yang mudah berkembang biak jadi untuk awal buka usaha dengan modal sepasang kelinci itu saja sudah cukup. Untuk pakan anda bisa dapatkan dengan mudah yaitu rumput, kangkung, wortel dan sayuran lainnya.

Jenis kelinci yang dibudidayakan untuk kelinci pedaging ini adalah kelinci biasa yang berwarna putih, bukannya kelinci hias. Setelah kelinci besar dan siap dipotong anda bisa menawarkannya ke penjual sate kelinci yang banyak bermunculan akhir-akhir ini terutama di Jakarta.

Anda juga bisa mengembangkan usaha kelinci pedaging ini dengan peluang bisnis ternak kelinci hias, yang memilki harga lebih tinggi daripada kelinci biasa. Yang membedakan antara kelinci hias dan pedaging adalah perawatannya, karena kelinci hias harus mendapatkan perawatan yang lebih bagus daripada kelinci pedaging. 

Senin, 01 Oktober 2012

Buah Srikaya Dan Manfaatnya Untuk Kesehatan

Manfaat Buah Srikaya Untuk Kesehatan

Buah srikaya selain rasanya yang manis ternyata memiliki khasiat yang luar biasa. Manfaat buah srikaya untuk kesehatan telah dimanfaatkan semenjak dahulu. Kandungan yang terdapat dalam srikaya ini dapat dijadikan obat kulit, gangguan pencernaan, dan lain sebagainya.


Srikaya merupakan pohon yang berasal dari Hindia Barat yang akan berbuah setelah berumur sekitar 4 tahun. Srikaya termasuk tanaman perdu yang mudah kita jumpai di pekarangan dan bahkan banyak yang tumbuh secara liar. Daging buah srikaya berwarna putih dan memiliki rasa yang manis, sedangkan biji yang telah masak berwarna hitam.

Bagian tanaman srikaya yang dapat digunakan sebagai obat yaitu buah, daun, akar, kulit kayu, dan bijinya. Akar srikaya berkhasiat untuk antiradang, antidepresi. Manfaat daun srikaya yaitu astringen, antiradang, peluruh cacing usus, serta mempercepat pemasakan bisul dan abses. Biji srikaya berkhasiat memacu enzim pencernaan, abortivum, anthelmintik, dan pembunuh serangga.

Walaupun buah srikaya ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, namun penggunaannya harus dibawah herbalis berpengalaman. Karena beberapa bagian dari pohon srikaya ini beracun, seperti rebusan biji, kulit dan akar pohonnya. Bahkan untuk ibu hamil dilarang minum rebusan biji buah srikaya, karena bisa berbahaya untuk kesehatan ibu dan janinnya.